Single Origin
Sebelas wilayah, sebelas karakter. Kopi Indonesia dengan Indikasi Geografis.
Indikasi Geografis (IG) adalah pengakuan resmi bahwa karakter sebuah kopi lahir dari tempat asalnya: tanah, ketinggian, iklim, dan cara masyarakat mengolahnya. Di halaman ini kami menyajikan wilayah-wilayah kopi Indonesia yang telah terdaftar IG—lengkap dengan profil, proses, dan sumber rujukannya.
Saat ini kami belum melakukan grading. Informasi mutu merujuk pada sumber resmi; penilaian mandiri sedang disiapkan untuk fase berikutnya.
Peta Hidup
Arahkan kursor ke titik, lalu klik untuk membuka profil wilayah
Wilayah terdaftar Indikasi Geografis
Semua Wilayah
Dari Gayo hingga Toraja
Diurutkan dari barat ke timur. Setiap profil memuat sejarah, karakter, proses pengolahan, status IG, serta daftar sumber yang kami rujuk.

Sumatra
Aceh
Gayo
Dari Takengon hingga Bener Meriah, Gayo adalah kawasan arabika terluas di Indonesia dan salah satu IG kopi pertama yang terdaftar.
Arabika
Lihat profil

Sumatra
Sumatera Utara
Lintong
Dari dataran tinggi Humbang Hasundutan di selatan Danau Toba, Lintong adalah nama yang sudah lama dikenal pasar dunia sebagai arabika Sumatra klasik.
Arabika
Lihat profil

Sumatra
Jambi
Koerintji
Ditanam di kaki Gunung Kerinci, arabika Koerintji tampil manis dan beraroma buah—salah satu pendatang baru yang paling cepat naik daun di pasar specialty.
Arabika
Lihat profil

Sumatra
Sumatera Selatan
Semendo
Robusta Semendo tumbuh lebih tinggi dari kebanyakan robusta Indonesia, menghasilkan karakter manis dan bersih yang membedakannya dari robusta komersial.
Robusta
Lihat profil

Sumatra
Lampung
Lampung
Lampung adalah salah satu sentra robusta terbesar Indonesia; Pelabuhan Panjang menjadi pintu keluar sebagian besar ekspor robusta nasional.
Robusta
Lihat profil

Jawa
Jawa Barat
Java Preanger
Priangan adalah tanah tempat VOC menanam arabika pertama yang berhasil di Nusantara—dan dari sinilah sebutan “a cup of Java” lahir.
Arabika
Lihat profil

Jawa
Jawa Tengah
Temanggung
Temanggung menanam kopi berdampingan dengan tembakau di lereng Sindoro dan Sumbing—dari sanalah aroma khas yang membuat robustanya mudah dikenali.
Arabika & Robusta
Lihat profil

Jawa
Jawa Timur
Ijen Raung
Di dataran tinggi antara Gunung Ijen dan Raung, Bondowoso membangun identitas “Republik Kopi” lewat kemitraan petani, koperasi, dan riset.
Arabika
Lihat profil

Bali
Bali
Kintamani
Ditanam bersama jeruk di bawah sistem subak abian, Kintamani adalah IG pertama yang terdaftar di Indonesia dan menjadi rujukan bagi wilayah lain.
Arabika
Lihat profil

Flores
Nusa Tenggara Timur
Bajawa
Di dataran tinggi Ngada, kebun kopi berbaur dengan kampung adat; hasilnya arabika berbody tebal dengan rasa cokelat dan bunga.
Arabika
Lihat profil

Sulawesi
Sulawesi Selatan
Toraja
Nama Toraja sudah lama identik dengan arabika Sulawesi yang berbody tebal; IG menegaskan kembali asal-usulnya ke pegunungan Tana Toraja.
Arabika
Lihat profil